Indahnya Belajar dan Mengajar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Showing posts with label home education. Show all posts
Showing posts with label home education. Show all posts
Posted by admin - -

πŸƒResume DiskusiπŸƒ
Home Education Based On Talents (HEbAT) Community
Grup Matrikulasi 2
πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“

Hari : Rabu
Tanggal : 23 Maret 2016
Pukul : 13.30 WIB s.d. 15.00 WIB

Meteri Pokok 1:
🏘Apa itu Home Education🏘
Subject Matter Expert (SME):
Ust. Harry Santosa
Founder MLC sekaligus Praktisi HE sejak 1994
Host : Ayah Indra 'Palopo'

✒✒✒✒✒
Materi

Apa Itu Home Education “HE”?

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ayah Bunda hebat para pendidik peradaban. Semoga Allah SWT selalu melindungi dan membimbing kita mendidik putra-putri generasi peradaban.

Apakabar ayahbunda para arsitek peradaban, para penumbuh fitrah diri dan fitrah anak anak kita, welcome on board, ahlan wa sahlan, selamat bergabung untuk bersama belajar dan berdiskusi konsep dan praktek HE kemudian inshaAllah kita lanjutkan menjadi aksi bersama di rumah dan di komunitas asing masing. πŸ™πŸ˜Š

Home Education bukanlah hal yang baru dan luarbiasa karena adalah amanah baik secara alamiah dan sepanjang sejarah sudah ada sejak zaman Nabi Adam AS. Jadi forum ini adalah untuk saling mengisnsyafi dan saling mengingatkan amanah mendidik ini yg tak tergantikan oleh siapapun ✅

Posted by admin - -

Pemateri Ibu Septi Peni Wulandani
Materi Kulwapp
MANAJEMEN STRESS
MEMAHAMI STRESS
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. . Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
EFEK STRESS
1. Stress adalah penyebab dari 70-95% penyakit
2. Stress dapat menciutkan otak
3.Stress menurunkan efisiensi
4.Stress dapat merusak gen
(Sumber : American Academy of Family Physicians)

Posted by admin - -

Kulwap IIP Salatiga
Rabu 11 Maret 2015
Nara sumber Mira Julia (Lala) Rumah Inspirasi
Host: rina minarti,  co host: santi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tujuh pertanyaan yang sering diajukan mengenai homeschooling adalah:
• Adakah homeschooling di kota saya? Di mana saya bisa mendaftar homeschooling?
• Berapa biaya homeschooling yang harus saya bayar?
• Bagaimana ijazah anak homeschooling? Apakah anak homeschooling bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi?
• Bagaimana sosialisasi anak homeschooling?
• Sejak usia berapa anak bisa homeschooling?
• Bagaimana standar dan kurikulum homeschooling?
• Apakah saya bisa melaksanakan homeschooling sambil bekerja?
• Adakah homeschooling di kota saya? Di mana saya bisa mendaftar homeschooling?

Homeschooling/HomeEducation adalah model pendidikan di mana keluargamemilih untuk bertanggung jawab sendiri atas proses pendidikan yang dijalani anak-anaknya. Jadi, HS/HE bukan sebuah lembaga atau institusi. Di dalam penyelenggaraan HS/HE, orangtua dapat memilih apakah menyelenggarakan sendiri proses HS/HE atau menggunakan bantuan lembaga lain. Lembaga yang membantu proses HS/HE bisa berupa klub, bimbel, kursus, penyelenggara ujian, dan sebagainya.

Di Indonesia ada sedikit salah-kaprah dalam penggunaan istilah HS. Banyak lembaga yang mempromosikan diri sebagai homeschooling. Lembaga yang sering mempromosikan diri sebagai HS sebenarnya menimbulkan kerancuan tentang istilah HS. Sebab, sesuai dengan namanya (home) dan praktek yang umum di seluruh dunia, HS itu bentuknya adalah keluarga, tak pernah berbentuk lembaga.
Jadi, untuk menjalani HS/HE, Anda tidak harus mendaftar ke mana-mana. Yang perlu Anda perlukan adalah mencari teman seperjuangan, sesama praktisi HS/HE yang ada di kota Anda agar bisa berkegiatan bersama (jika diperlukan)

Posted by admin - -

Resume diskusi ke 4 HE BPA Semarang

Menyiapkan generasi aqil baligh, tentu memiliki tahapan-tahapan. Untuk pendidikan generasi aqil baligh pada tahap balita, referensi yang paling indah adalah kehidupan Rasulullah SAWdi usia 0-7 tahun. Di usia 0-7 tahun ajaklah anak-anak untuk kaya akan wawasan. Kebanyakan kita berpikir bahwa pendidikan sama dengan persekolahan. Sehingga banyak PAUD (pendidikan usia dini) yang berubah menjadi SAUD (sekolah anak usia dini). Pendidikan Anak Usia Dini bukanlah persiapan masuk SD, tetapi agar anak-anak balita kita utuh menjadi anak usia dini dengan semua aspek fitrah pada usianya.

Lihatlah bagaimana Allah SWT mempersiapkan pendidikan usia dini Rasulullah SAW. Siroh mencatat bahwa Rasulullah SAW adalah seseorang yang paling lembut dan halus tutur katanya. Kefasihan tutur itu adalah bahasa ibu  yang diperoleh beliau dengan baik ketika tinggal di Bani Sa’diah pada rentang usia 0-5 tahun, yang bahasanya masih murni. Bahasa bukanlah sekedar grammar, dia adalah ekpresi pikiran dan perasaan, gagasan dan curhatan. Bahasa Ibu sangat penting untuk membentuk generasi aqil baligh pada tahap berikutnya.