<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312</id><updated>2011-09-17T21:36:46.443-07:00</updated><category term='matematika'/><category term='berhitung'/><category term='dewasa'/><category term='habibie'/><category term='hidup'/><category term='sinar matahari pagi'/><category term='buku'/><category term='just for fun'/><category term='penjumlahan'/><category term='masa depan'/><category term='mimpi'/><category term='copy paste'/><category term='sombong'/><category term='ainun'/><category term='cinta'/><category term='biner'/><category term='keluarga'/><category term='manfaat'/><category term='kontemplasi'/><category term='percaya diri'/><category term='pd'/><title type='text'>Meniti Jejak Hidupku</title><subtitle type='html'>Indahnya Belajar dan Mengajar</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://halimahpage.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-8914054482228435980</id><published>2011-09-17T21:35:00.000-07:00</published><updated>2011-09-17T21:36:46.484-07:00</updated><title type='text'>Anak Lebih Cepat Menyerap Bahasa Asing?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQI1dIxUQ4yD5wgJAAZ_5AYbxwugFSSvWoDvlv9v2jobYaMvpCi4AgFbg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQI1dIxUQ4yD5wgJAAZ_5AYbxwugFSSvWoDvlv9v2jobYaMvpCi4AgFbg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Banyak keluarga muda yang kini  membesarkan anak dengan dua bahasa atau lebih. Alasannya sangat beragam.  Ada yang karena bersuamikan atau beristrikan orang asing, mendadak  harus tinggal di luar negeri, atau sekadar ingin agar anak mengenal  bahasa asing sejak dini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak pula orangtua yang meyakini,  mengajarkan bahasa baru pada anak sejak dini lebih menguntungkan, karena  anak-anak lebih mudah menyerap bahasa baru tanpa upaya keras. Meskipun  hal ini ada benarnya, Roxana A. Soto, salah satu pendiri dan editor  SpanglishBaby.com, mengatakan bahwa penyerapan bahasa baru itu tidak  terjadi begitu saja. Menurutnya, sangat tidak realistis bila orangtua  mengharapkan anak belajar bahasa Inggris hanya dengan menonton &lt;i&gt;Dibo The Gift Dragon &lt;/i&gt;misalnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperkenalkan bahasa kedua pada anak membutuhkan beberapa jenis  struktur, dan konsistensi. Konsistensi inilah yang penting, entah  dilakukan dalam setiap percakapan sehari-hari atau dalam situasi yang  lebih formal. Maksudnya, agar bahasa tersebut dipelajari dengan cara  yang menarik dan penuh arti, sesuai dengan kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Sementara itu, Barbara Zurer Pearson, penulis buku &lt;i&gt;Raising a Bilingual Child&lt;/i&gt;,  mengatakan, tak ada kata terlambat, atau terlalu cepat, untuk  mengajarkan anak bahasa keduanya. "Belajar bahasa kedua itu lebih mudah  untuk anak-anak di bawah 10 tahun, dan lebih mudah lagi untuk anak  balita, dibandingkan dengan orang dewasa yang butuh upaya lebih besar  untuk memelajarinya," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ideal untuk mengajarkan  bahasa baru pada anak ini adalah sejak mereka lahir hingga usia 3 tahun.  Rentang usia ini bertepatan dengan masa ketika anak memang belajar  berbicara, dimana pikirannya masih terbuka dan fleksibel. Namun usia 4  hingga 7 tahun juga menjadi waktu terbaik untuk mengajarkan bahasa kedua  untuk anak, karena mereka masih memproses beberapa bahasa dalam satu  jalur. Artinya, mereka membangun sistem bahasa kedua bersamaan dengan  yang pertama, dan belajar kedua bahasa tersebut seperti penduduk  aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak di atas 7 tahun sebenarnya belum terlalu terlambat  untuk belajar bahasa kedua. Sebab, waktu ideal ketiga untuk memelajari  bahasa kedua adalah sekitar usia 8 hingga masa pubertas. Menurut  penelitian, setelah memasuki pubertas, bahasa-bahasa baru akan disimpan  dalam area yang terpisah di dalam otak. Sebagai hasilnya, anak harus  menerjemahkan lebih dulu bahasa tersebut, atau menggunakan bahasa  pertamanya sebagai jalur menuju bahasa baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tentu sering  mendengar tentang keuntungan khusus bagi anak-anak yang masih kecil  untuk belajar dua bahasa, sehingga hal itu bisa mematahkan semangat  anak-anak yang lebih tua," kata Pearson.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski begitu, menurutnya,  orang masih dapat memelajari bahasa kedua meskipun keuntungan tersebut  telah berlalu. Oleh karena itu, Anda pun tak perlu patah semangat jika  anak belum mendapat kesempatan untuk belajar bahasa baru. Yang perlu  Anda ingat sekali lagi, tak ada kata terlambat untuk belajar, kok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://female.kompas.com/read/2011/09/02/16413030/Anak.Lebih.Cepat.Menyerap.Bahasa.Asing &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-8914054482228435980?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8914054482228435980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8914054482228435980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/09/anak-lebih-cepat-menyerap-bahasa-asing.html' title='Anak Lebih Cepat Menyerap Bahasa Asing?'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-5062435833438387717</id><published>2011-06-23T20:10:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T20:10:25.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='copy paste'/><title type='text'>Wanita Karir Cenderung Punya Anak tak Sehat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSYAhTWgPEZyM1Pu_jlE2NKgLHndmaBEgBYGTditw1Q93z_KwF7" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSYAhTWgPEZyM1Pu_jlE2NKgLHndmaBEgBYGTditw1Q93z_KwF7" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;INILAH.COM, London - Anak-anak yang ibunya bekerja memiliki pola  hidup cenderung tidak sehat bila dibandingkan dengan mereka yang ibunya  hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin inilah  risiko seorang wanita bekerja yang sudah bekeluarga. Terbatasnya waktu  yang dimiliki, membuat para ibu kesulitan membagi waktu antara pekerjaan  dan kehidupan rumah tangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset yang dilakukan &lt;i&gt;Institute of Child Health&lt;/i&gt;,  London, menyebutkan bahwa anak-anak yang ibunya bekerja memiliki pola  hidup cenderung tidak sehat bila dibandingkan dengan mereka yang ibunya  hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Umumnya anak-anak itu  kurang mendapat perhatian sehingga jarang mengkonsumsi jenis makanan  sehat dan melakukan aktivitas fisik yang menyehatkan, seperti  berolahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa melihat etnisitas, tingkat pendidikan ataupun  taraf pekerjaan, tim peneliti melihat kebiasaan makan dan aktivitas  fisik lebih dari 12.500 anak-anak, mulai dari usia 9 bulan hingga lima  tahun. Dari hasil riset, mereka menemukan bahwa anak-anak yang ibunya  bekerja paruh waktu ataupun &lt;i&gt;full time&lt;/i&gt; cenderung memiliki pola hidup tidak sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka  lebih sedikit mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, baik sebagai menu  utama ataupun sebagai camilan. Mereka justru lebih suka meminum minuman  manis dan bersoda disela-sela makan dan mengkonsumsi camilan tidak  bergizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, mereka juga lebih suka menghabiskan  waktunya dengan duduk di depan televisi atau bermain komputer. Ini  berbanding dengan mereka yang memiliki ibu yang tidak bekerja di luar  rumah. Sang ibu dapat mengontrol dan membatasi waktu putra-putrinya  untuk menonton televisi ataupun bermain komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kendala waktu  mungkin membatasi kapasitas para orangtua untuk melengkapi anak-anak  mereka dengan menu makanan sehat dan kesempatan melakukan aktivitas  fisik," ungkap Profesor Catherine Law, peneliti dari &lt;i&gt;Institute of Child Health&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah menyesuaikan dengan karakteristik &lt;i&gt;sociodemographic&lt;/i&gt;,  anak-anak yang ibunya bekerja memiliki kebiasaan pola makan yang lebih  buruk, menghabiskan waktu dengan aktivitas duduk terus menerus  dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya tidak bekerja," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil riset yang dipublikasikan dalam &lt;i&gt;Journal of Epidemiology and Community Health&lt;/i&gt;,  menunjukan bahwa 37% anak-anak lebih suka mengkonsumsi camilan sejenis  keripik atau makanan yang manis-manis. Sebanyak 41% lebih mengutamakan  meminum minuman manis pada saat makan, dan sekitar 61% anak-anak  menghabiskan waktu setidaknya lebih dari dua jam dalam sehari untuk  menonton televisi atau bermain komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, tim  peneliti mengemukakan bahwa hasil riset ini bukan berarti menyarankan  agar para ibu tidak bekerja, hanya saja diperlukan kebijakan dan program  yang mendukung orang tua yang bekerja. Demikian seperti dikutip dari &lt;i&gt;Healthday News&lt;/i&gt;. [mor]&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber : http://www.inilah.com/read/detail/163676/wanita-karir-cenderung-punya-anak-tak-sehat/ &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-5062435833438387717?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/5062435833438387717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/5062435833438387717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/06/wanita-karir-cenderung-punya-anak-tak.html' title='Wanita Karir Cenderung Punya Anak tak Sehat'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-1069288346535155631</id><published>2011-06-14T03:28:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T20:13:50.552-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='habibie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ainun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Inspirasi dari Habibie dan Ainun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSewjby0incAnP-mVEhIHd3SzR6Q3ZHA4nklPHXA8d_GEvtsWiA" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSewjby0incAnP-mVEhIHd3SzR6Q3ZHA4nklPHXA8d_GEvtsWiA" width="131" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang membaca dan meresapi sebuah buku yang -bagi saya- sangat  menarik walaupun baru saja berjalan beberapa lembar. Saya ingin  menuliskan beberapa kutipan di dalamnya yang memberikan inspirasi bagi  saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Habibie&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesibukan di kantor dan di rumah  meningkat dan waktu cepat berlalu. Ainun dalam keadaan mengandung tua  makin berat rasanya karena badan beliau yang kecil sedangkan rahimnya  besar mengandung anak pertama. Saya sedapat mungkin terus berada di  sisinya dan Ainun tidak pernah mengeluh dan setia mendampingi saya penuh  dengan keyakinan bahwa semua itu akhirnya adalah investasi untuk  menjadi mandiri membangun keluarga sakinah, di rantau tanpa dipengaruhi  oleh keluarga besar Habibie dan Besari&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Ainun dalam A. Makmur Makka hal 385:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya  belajar menggunakan waktu secara maksimal sehingga semuanya dapat  terselesaikan dengan baik mengatur menu murah tapi sehat, membersihkan  rumah, menjahit pakaian, melakukan permainan edukatif dengan anak,  menjaga suami, membuat suasana rumah yang nyaman; pendeknya semuanya  yang harus dilakukan agar suami dapat memusatkan perhatiannya pada  tugas-tugasnya. Saya belajar tidak mengganggu konsentrasinya dengan  persoalan-persoalan di rumah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Ainun menulis catatan pada buku A. Makmur Makka hal 386 :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa   saya tidak bekerja? Bukankah saya dokter? Memang. Dan sangat mungkin   saya bekerja waktu itu. Namun saya pikir : buat apa uang tambahan dan   kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan   pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami  sendiri kehilangan kedekatan pada anak sendiri? Apa artinya ketambahan  uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya  timang sendiri, saya bentuk sendiri pribadinya? Anak saya akan tidak  mempunyai ibu, seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang  tua kehilangan anak dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena  bekerja? Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Tiga  setengah tahun kami bertiga hidup begitu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Habibie&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tawaran  Profesor Ebner sangat menarik dan merupakan tantangan tersendiri.  Menjadi Guru Besar atau Profesor di RWTH-Aahen pada usia antara 30-31  tahun aalah suatu kesempatan yang patut dipertimbangkan. Apakah tawaran  ini saya terima? Saya harus diskusikan dengan Ainun. Ini akan sangat  memengaruhi masa depan kami dan tidak saya benarkan untuk memutuskan  sendiri tanpa sepengetahuan Ainun. Kami berdua mendiskusikan pro dan  kontra, lalu kami berdua berkesimpulan bahwa sebaiknya kami tetap setia  pada program perjuangan bangsa yang menugaskan siapa saja mencari ilmu  di mana saja untuk kelak turut berperan aktif membangun Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-1069288346535155631?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/1069288346535155631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/1069288346535155631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/06/habibie-dan-ainun-yang-inspiratif.html' title='Inspirasi dari Habibie dan Ainun'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-3228090654554286525</id><published>2011-04-11T19:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-23T20:15:40.709-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penjumlahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berhitung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='matematika'/><title type='text'>Left To Right Addition</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSYx4D7K_JzfuyoxtoVHmdUH7rXBeKHHD_uqGxaBDtj0DwbHCyg6Q" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSYx4D7K_JzfuyoxtoVHmdUH7rXBeKHHD_uqGxaBDtj0DwbHCyg6Q" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada yang setengah mati mencari cara cepat berhitung. Memang, sekarang banyak metode-metode berhitung yang ditawarkan dengan berbagai kelebihan. Namun, menurut saya, kunci dalam berhitung cepat hanya satu, sering berlatih. Dan kali ini saya akan memulai dengan hitungan penjumlahan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak hendak menawarkan cara cepat atau cara praktis. Namun metode yang ingin saya sampaikan disini bisa jadi memang sedikit berbeda dengan kebiasaan. Harapannya, dengan membiasakan cara berhitung yang akan saya sampaikan ini, ke depannya berhitung akan terasa lebih menyenangkan dan lebih cepat. Menurut saya, metode ini merupakan pengoptimalan kerja otak kanan dan kiri. Silakan untuk disimak, diterapkan, dilatih kemudian dirasakan.Seri berhitung ini semua bersumber dari sebuah buku berjudul "Secret of Menthal Math" nya Arthur Benjamin.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barangkali lebih banyak dari kita yang menggunakan metode hitungan ke bawah. Seperti menjumlahkan 47 dengan 32 maka sebagian besar biasa menghitungnya demikian&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;47&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;32&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;----- +&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;79 &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara tersebut sama sekali tidak salah, tetapi menghitung dengan cara seperti itu relatif memerlukan kertas dan pena, dengan kata lain relatif lebih sulit untuk membiasakan menghitung tanpa menulis bahasa jawanya ngitung awangen. Kini, kita bisa melakukan sedikit perubahan untuk melatih -mungkin- anak kita agar dapat terbiasa menghitung hanya dengan membayangkan. Arthur menyebutnya sebagai l&lt;i&gt;eft to right aditio&lt;/i&gt;n.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misalnya, kita ingin menghitung 47+32, dan kita tahu bahwa 32 adalah 30 + 2&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;maka langka pertama 47 kita tambahkan dengan 30 dan kita akan mendapatkan hasil 77&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;selanjutnya, 77 tinggal kita tambahkan dengan 2 maka hasil keseluruhan adalah 79&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(perlu diingat, ilustrasi tersebut kita lakukan tanpa menulis melainkan kita membayangkannya dalam benak kita) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin, saat pertama mencoba metode ini malah terkesan lebih lambat. Tetapi cobalah untuk terus berlatih. Kemudian terus tingkatkan ke penjumlahan ratusan, ribuan dan seterusnya. Caranya adalah dengan menjumlahkan dahulu pecahan yang paling besar, terus ke pecahan yang paling kecil. Misalnya 538+327 maka 538 ditambahkan dahulu dengan 300 sehingga hasilnya 838 kemudian ditamba 20 sehingga hasilnya 858 terakhir tambahkan dengan 7 sehingga kita mendapatkan hasil 865.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali lagi, metode ini bukanlah menawarkan cara cepat yang praktis. Metode ini hanya mengajak untuk berhitung dengan metode yang sedikit berbeda dengan kebiasaan. Kunci dari semuanya adalah latihan yang terus menerus. Jika memang merasa tidak cocok ataupun sudah mencoba dan berlatih tetapi tidak berhasil, silakan gunakan metode yang anda anggap paling mudah dan tidak perlu protes. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat berlatih!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-3228090654554286525?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3228090654554286525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3228090654554286525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/04/left-to-right-addition.html' title='Left To Right Addition'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-2888711863326770380</id><published>2011-04-01T19:54:00.000-07:00</published><updated>2011-04-11T19:25:38.258-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sinar matahari pagi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manfaat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='copy paste'/><title type='text'>Jangan Pelit Sinar Matahari (Pagi)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.solusisehatmassage.com/foto/pagi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://www.solusisehatmassage.com/foto/pagi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal pertama aku bekerja, ruang ini tanpa AC, sangat panas karena beratap seng dan relatif pendek. Selanjutnya Alhamdulillah ruangan ini diberi fasilitas AC juga. Namun setelah berlangsung setengah tahun lebih (hampir 1 tahun sepertinya), hal ini malah menjadi dilema bagiku. Aku jadi berpikir, jika aku hanya seorang diri di ruangan dengan AC menyala nampaknya memang kurang bijaksana. Selain itu, 4 lampu pijar pada ruangan yang disusun secara paralel menambah ketidakefisienan&amp;nbsp; jika kondisi cahaya "tanggung" karena kaca ruangan didesain khusus dengan riben agar tidak terlihat dari luar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berada di sebuah ruangan tertutup dan ber-AC memang seolah-olah nyaman. Namun, kesehatanku berbicara lain. Posisi kerja yang banyak duduk, menghadap komputer dan mengetik saja sudah banyak memberikan beberapa dampak negatif. Sudah cukup lama aku mengeluhkan tentang mataku dan nyeri bahu di titik kepala (istilah titik kepala aku ketahui setelah mendapatkan info dari seorang tenaga pengobatan alternatif). Ketika aku berkonsultasi pada orang kesehatan aku pun didiagnosa kurang mendapati sinar matahari. Jadilah aku kini memutuskan untuk membuka pintu saja di pagi hari bila tidak ramai student belajar di ruangan ini. Tujuannya, agar ruangan ini mendapat sinar matahari pagi. Selain itu, AC dan lampu pun tidak perlu dinyalakan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedikit memberikan pertimbangan saja, bagi yang merasa "nyaman" dengan "kegelapan", lebih baik dipikirkan kembali untuk mendapat win-win solution. Barangkali kalau di rumah, diusahakan bagaimana caranya agar sirkulasi udara dan cahaya tetap baik. Terutama untuk sinar matahari yang mungkin kita pun sudah tau sejak jaman SD, bahwa sinar matahari pagi mengandung zat yang diperlukan oleh tubuh kita untuk memproses vitamin D. Vitamin D membantu proses penyerapan kalsium oleh tubuh. Adapun kalsium itu sendiri adalah bahan yang sangat penting bagi tulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut beberapa informasi dari berbagai sumber yang berhasil saya kumpulkan mengenai manfaat sinar matahari, khususnya sinar matahari pagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ganyong di forum kompasian menuliskan pada artikel &lt;b&gt;Heliotherapy, Penyembuhan dengan Sinar Matahari  Pagi&amp;nbsp;&lt;/b&gt; :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Ketika intensitas sinar matahari belum terlalu tinggi, yaitu antara jam 7 - 9 pagi, maka saat itulah hendaknya kita manfaatkan semaksimal mungkin sinar matahari untuk membantu menjaga kesehatan kita. Pemanfaatan itu akan lebih maximal kita peroleh, bilamana disertai aktivitas olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh kita.&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Pengalaman saya sendiri yang memanfaatkan sinar matahari dengan intensip sebagai sarana membantu penyembuhan penyakit, a atau dapat disebut heliotherapy, mungkin dapat menambah khasanah pengetahuan kita semua, bahwa ada cara pengobatan dari gangguan kesehatan yang susah diobati, tetapi ternyata dapat disembuhkan dengan cara yang mudah, bahkan tanpa biaya sedikitpun. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sejak mengalami stroke tahun 1994, tangan kanan saya tidak dapat diangkat kesamping maupun kedepan tubuh sampai lebih dari 30 derajat, sampai beberapa tahun, walaupun sudah dirawat di unit rehabilitasi medik berkali-kali. Hingga pada suatu pagi saya mencoba olahraga pagi dengan memanfaatkan sinar matahari pagi secara lebih intensip.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Olah raga pagi yang biasa saya jalani antar jam 7 - 8 pagi, adalah jalan cepat selama ¼ jam sebagai “pemanasan”, kemudian joging selama ½ jam atau lari 10-15 kali keliling lapangan bola, dan disusul senam pernafasan dengan dibarengi menggerakkan semua persendian sebagai “cooling down” selama ¼ jam.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Agar memperoleh sinar matahari secara maksimal, senam pernafasan saya lakukan dengan membuka baju, menentang matahari pagi bergantian dengan membelakangi matahari, sehingga punggung, dada dan seluruh struktur tulang terkena paparan sinar matahari.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Bulan pertama setelah sessie olahraga ini saya lakukan rutin setiap pagi, kecuali hari Minggu, terasa perbedaan pada lengan tangan kanan yang bermasalah. Sebelumnya, bila diangkat kedepan maupun kesamping lebih dari 30 derajat, terasa nyeri tak tertahankan di pangkal lengan, sejak itu sudah mulai dapat diangkat lebih keatas lagi, dan ini berlanjut membaik dari minggu ke minggu. Dan 3 bulan setelah itu, lengan kanan sudah normal, bahkan untuk diputar pada pangkal lengan setiap sessie 50 kali, terasa enak saja.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Percobaan lain, saya lakukan ketika tulang punggung saya terganggu (kompasiana : 24 Pebruari 2010: “Ketika tulang punggung bermasalah”). Peregangan yang diajarkan Dokter untuk memulihkan posisi tulang punggung lumbar yang bermasalah adalah dengan mengangkat pantat keatas dalam posisi telentang serta telapak tangan bertumpu dilantai. Kemudian saya tambah dengan berdiri dengan satu tangan berpegangan pohon, lalu kaki kanan dilipat kebelakang penuh, telapak kaki dipegang dengan tangan kiri, ditahan dengan hitungan sampai 10, punggung ditegakkan penuh, kemudian bergantian dengan kaki kiri. Dan ini dilakukan sampai 5 kali bergantian. Semua dilakukan dengan melepas baju, dan memunggungi matahari pagi.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Pada awalnya proses melipat kaki ke belakang ini sangat susah, bahkan hari pertama dan kedua setelah saya dapat bangun dan berjalan memulai lagi olahraga (setelah satu bulan hanya terlentang, dan 2 minggu hanya dapat duduk), saya gagal untuk menggapai telapak kaki tersebut. Tetapi secara pelan dan pasti hari-hari berikutnya menjadi lebih mudah.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dan hasil dari percobaan itu, sampai hari ini tangan dan tulang punggung saya sudah sangat jauh lebih baik kondisinya, dari waktu sebelumnya. Inipun sudah diperiksa dan diuji oleh Dokter Bedah Ortopedi dengan BMD (Bone Mass Density), dengan pujian “excellent”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/03/01/heliotherapy-penyembuhan-dengan-sinar-matahari-pagi/" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/03/01/heliotherapy-penyembuhan-dengan-sinar-matahari-pagi/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada situs detik di kolom kesehatan saya pun menemukan sebuah tulisan bahwa &lt;b&gt;Matahari Pagi Bagus untuk Penderita Diabetes :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Studi terbaru menemukan bahwa vitamin D yang didapatkan tubuh saat terkena sinar matahari pagi bisa membantu penderita diabetes tipe 2 memperbaiki kadar gula darahnya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Vitamin D yang cukup ternyata bisa membantu sel-sel di tubuh yang bertugas memproduksi insulin bekerja dengan baik, seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (26/3/2011). &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Peneliti dari Iran melibatkan 90 orang penderita diabetes tipe 2 selama 12 minggu dengan memberikan vitamin D dan satu kelompok diberikan vitamin D yang ditambah kalsium. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Peneliti mendapatkan peserta yang mengonsumsi vitamin D baik yang ditambah dengan kalsium atau tidak memiliki kadar gula darah yang secara signifikan lebih baik. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Hal senada juga diungkapkan oleh Esther Krug, MD, seorang endrokrinologi dari Sinai Hospital of Baltimore yang menuturkan bahwa vitamin D memiliki peran aktif dalam mengatur sel beta pankreas yang berfungsi membuat insulin. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Bahkan sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam Diabetes Care menunjukkan tingkat vitamin D yang rendah bisa membuat orang dewasa berisiko mengalami prediabetes dan juga prehipertensi. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Selain itu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium bisa memperlambat progres dari &lt;b&gt;penyakit&lt;/b&gt; diabetes tipe 2. Karena adanya hubungan yang memungkinkan ini maka skrining defisiensi vitamin D pada orang dengan diabetes tipe 2 bisa saja dilakukan. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Sinar matahari sebelum jam 9 pagi bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi kadar kolesterol darah, meningkatkan kualitas pernapasan, membuat tubuh menjadi lebih segar serta bisa menyehatkan tulang.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://health.detik.com/read/2011/03/26/080247/1601704/763/matahari-pagi-bagus-untuk-penderita-diabetes" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://health.detik.com/read/2011/03/26/080247/1601704/763/matahari-pagi-bagus-untuk-penderita-diabetes&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang setiap hal akan membawa dampak negatif maupun positif. Namun, bukankah tidak ada yang diciptakanNya dengan kesia-siaan. Termasuk sinar matahari ini. Maka ada baiknya kita bersikap bijaksana, mensyukuri, yaitu dengan mengambil manfaatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-2888711863326770380?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/2888711863326770380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/2888711863326770380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/04/jangan-pelit-sinar-matahari-pagi.html' title='Jangan Pelit Sinar Matahari (Pagi)'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-9208174717753770916</id><published>2011-02-27T18:52:00.000-08:00</published><updated>2011-04-11T19:23:19.398-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mimpi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='just for fun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masa depan'/><title type='text'>Mari Bermimpi</title><content type='html'>Mimpi adalah sesuatu yang dapat memberikan kita semangat untuk terus menjalani kehidupan. Aku pernah mempunyai keinginan tentang hi-tech home. Tentunya rancangan sendiri. But, pasti biaya yang dibutuhkan ga sedikit, makanya aku sebut ini mimpi. Pasalnya, masih banyak kebutuhan yang harus didahulukan. Anyway, tidak menutup kemungkinan this kind of hi-tech home akan menjadi trend juga :&lt;br /&gt;1.penerangan otomatis&lt;br /&gt;2.komunikasi antar ruang&lt;br /&gt;3.security&lt;br /&gt;4.pengatur suhu ruang&lt;br /&gt;5."robot" pekerja:sapu otomatis,pel otomatis,cuci setrika otomatis.-iki mah kesed,hehehe..&lt;br /&gt;6.alat2masak yg hi-tech&lt;br /&gt;&amp;nbsp;hehe, oke itu sekedar refreshing saja sekaligus mengingat materi kuliah yaitu saat aku membayangkan cara kerjanya..;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-9208174717753770916?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/9208174717753770916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/9208174717753770916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/02/mari-bermimpi.html' title='Mari Bermimpi'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-5532273364327306090</id><published>2011-01-16T07:17:00.000-08:00</published><updated>2011-04-11T19:23:36.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dewasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontemplasi'/><title type='text'>Menjadi Pribadi Dewasa itu Sulit Sekali...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.haro-online.com/stuff/13going1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://www.haro-online.com/stuff/13going1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Ada yang pernah menonton 13 going on 30?&amp;nbsp;Filmnya menceritakan seorang berusia 13 tahun, menganggap hidupnya sebagai remaja sangat sulit dijalani. Suatu ketika saat merayakan hari ulang tahunnya yang ke 13 tahun, ia berdoa agar bisa menjadi lebih tua.&amp;nbsp;Ketika terbangun, ia mendapati dirinya berusia 30 tahun. Singkat cerita, ia pun akhirnya menyadari bahwa menjadi orang dewasa tidak seindah bayangannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Bicara soal usia 13, saya juga mempunyai beberapa orang murid yang usianya sekitar 13 tahun. Seorang muridku yg paling terbuka diantara yang lain -sebut saja dia Girl- juga pernah berkata padaku, "aku kira aku sudah besar". Waktu itu dia ingin mencabut giginya, kebetulan temanku sedang mencari pasien cabut gigi, tapi ternyata yg dicari haruslah usia 18 ke atas. Ketika aku bertanya pada Girl kenapa dia bilang "aku kira aku sudah besar. Girl pun bicara padaku seperti ini, "biasa aja, girl kadang merasa dewasa dan pengen jadi orang dewasa, tapi kadang juga pengen jadi anak kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Kata orang, usia13-18 adalah usia seorang manusia menjadi sangat labil dan menjadi-jadi.Aku lupa, dulu apakah aku seperti itu juga. Apakah aku ingin menjadi dewasa secara berlebihan atau tidak, aku lupa. Namun demikian, saat ini aku sedang terus berlatih, menjadi orang dewasa. Ya, sebuah proses belajar yang aku sendiri tak tau kapan akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Teringat seorang adik se almamater pernah bilang, "aku tau sekarang, mereka itu bukan berpura-pura, bukan bermuka dua, tetapi mereka bersikap dewasa. Ya.&amp;nbsp;Menjadi dewasa, sering kali harus menahan sesuatu. Sabar yang menjelma dengan berbagai variannya. Bagaimana menyikapi sesuatu dengan sikap yang tepat. Apakah memang harus saat itu juga, atau sebaiknya agak menunda reaksi, atau bahkan terkadang lebih baik diam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Menjadi dewasa dengan tetap tidak kehilangan semangat keadilan dan keterusterangan rasa-rasanya adalah sebuah beban yang sangat berat dipikul. Barangkali menghabiskan energi yang juga jauh lebih banyak daripada menyelesaikan sebuah fungsi yang rumit sekalipun, karena pikiran dan emosi dikuras seluruhnya. Argh....&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Tuhan, kenapa Menjadi Dewasa itu Sulit Sekali..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-5532273364327306090?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/5532273364327306090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/5532273364327306090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2011/01/menjadi-pribadi-dewasa-itu-sulit-sekali.html' title='Menjadi Pribadi Dewasa itu Sulit Sekali...'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-8867881687056634851</id><published>2010-11-10T21:02:00.000-08:00</published><updated>2011-04-11T19:24:01.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='percaya diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sombong'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pd'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='copy paste'/><title type='text'>Sombong Beda Tipis dengan Percaya Diri</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang sombong itu memang enak loh, puas gitu loh, terkesan hebat, wah, top, dahsyat, dan kata kata lain yang membuat&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;jadi sombong. Tapi ini kadang&amp;nbsp;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;sumber dari masalah dan kejatuhan kita&lt;/b&gt;&amp;nbsp;begitu kesombongan kita menjadikan&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain tidak suka dan berniat untuk menghancurkan kesombongan kita.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sombong yang berlebihan memang bisa membuat&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain benci,&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain iri,&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain tidak suka,&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain marah, dan menjadikan kita lupa diri, tidak mau disalahkan, tidak mau dikoreksi, tidak mau disaingi, bahkan tidak mau belajar karena kesombongannya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak percaya diri berlebihan menjadikan anda tidak mau melangkah, tidak mau dikatakan salah, takut mengambil keputusan, takut rugi kalau mau berinvestasi, takut salah jika mau&amp;nbsp;&lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5" style="background-attachment: scroll ! important; background-color: transparent ! important; background-image: none ! important; background-position: 0% 50%; border-bottom: 1px solid rgb(0, 153, 0) ! important; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; color: #009900; cursor: pointer ! important; display: inline ! important; float: none ! important; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px ! important; font-style: normal ! important; font-weight: normal ! important; margin: 0px; padding: 0px 0px 1px ! important; position: static; text-decoration: underline ! important; vertical-align: baseline;"&gt;posting&lt;/span&gt;&amp;nbsp;artikel, takut dikatakan kampungan, takut dibilang ndeso, payah, gak bermutu, dan akhirnya kita jadi lemes, tidak bedaya dan akhirnya kita juga merepotkan&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain karena jadi&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;yang tidak produktif.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sangat tipis bedanya sombong dan percaya diri, keduanya memiliki “great Power” memilik tenaga yang membuat hidup lebih bergairah, dan bersemangat.&amp;nbsp;Sombong itu dampaknya tidak baik bagi diri sendiri, yang akan merusak pikiran dan hati kita, plus menjadikan&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain tidak simpati malah jadi membenci dan berujung pada ingin balas dendam atau caci maki dan menjatuhkan diri kita.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;Percaya Diri akan memotivasi kita untuk berani melangkah, berani bertanggung jawab, berani mengambil resiko, berani mengambil keputusan sehingga diri kita bisa mencapai sukses dan&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain bisa mendapatkan&amp;nbsp;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;hawa panas percaya diri&lt;/b&gt;&amp;nbsp;yang akan menjadi “great Power” sehingga&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain mau melakukan langkah yang sama,&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain mendapat manfaat dari energi PD yang ada pada diri kita. Sehingga sukses kita juga berdampak pada kesuksesan&amp;nbsp;orang&amp;nbsp;lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-size: 14px; font-style: inherit; font-weight: inherit; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #222222; font-family: Georgia,Times,'Times New Roman',serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;sumber :&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: normal;"&gt;&lt;a href="http://www.sumintar.com/sombong-beda-tipis-dengan-percaya-diri.html"&gt;http://www.sumintar.com/sombong-beda-tipis-dengan-percaya-diri.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-8867881687056634851?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8867881687056634851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8867881687056634851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/11/sombong-beda-tipis-dengan-percaya-diri.html' title='Sombong Beda Tipis dengan Percaya Diri'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-4535677284721518027</id><published>2010-11-10T17:31:00.001-08:00</published><updated>2011-04-11T19:24:25.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontemplasi'/><title type='text'>(Semoga) Saya Orang Beruntung</title><content type='html'>&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Beruntungnya saya ini&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;beruntung saya menjadi orang biasa&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;sehingga saya bisa berbuat apa saja&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;semau saya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;suka-suka saya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;beruntung saya adalah orang biasa&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;sehingga orang bisa bertindak apa saja&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;kepada saya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;tanpa harus enggan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;sungguh beruntungnya saya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;karna saya adalah orang biasa&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;tak banyak orang yang menjadikan saya teladan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;sebab memimpin diri sendiri saja sudah susah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Semoga Allah benar-benar menjadikan saya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;dalam golongan orang-orang yang beruntung&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;(ini sajak bukan sih?)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;yogya, 10 November 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-4535677284721518027?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/4535677284721518027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/4535677284721518027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/11/semoga-saya-orang-beruntung.html' title='(Semoga) Saya Orang Beruntung'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-3467480130194673660</id><published>2010-10-19T16:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T16:12:52.580-07:00</updated><title type='text'>Dilarang Malu di sembarang tempat!</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1451573682603&amp;amp;set=o.411432787943" style="clear: left; color: #3b5998; cursor: pointer; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs180.snc4/38325_1451573682603_1031093453_31277030_7930666_a.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Barangkali kesalahan terbesar kita adalah malu yg tidak pada tempatnya. Jika malu tidak dilaksanakan secara adil, kesuksesan adalah hal yg musykil. Karena malu mengakui sesuatu yang mestinya tidak perlu dipermalukan membuat pikiran kita tidak fokus, dan terus memikirkan hal lain, yang tak jarang juga hanya sebatas angan angan. Akibatnya, apa yg dikerjakan menjadi tidak optimal, hal yg ia inginkan pun belum tentu tercapai.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Berikut contoh-contoh malu yang tidak semestinya:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;*Seorang ibu yang malu mengakui bahwa dia hanyalah seorang ibu rumah tangga&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;*Malu mengakui profesi yang halal&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;*Malu bertanya jika tidak paham&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;masih banyak sih malu-malu yang lain, somebody wanna share?&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_left" style="clear: left; color: #333333; float: left; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 10px; padding-top: 2px; width: 180px;"&gt;&lt;div class="photo_img" style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-3467480130194673660?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3467480130194673660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3467480130194673660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/10/dilarang-malu-di-sembarang-tempat.html' title='Dilarang Malu di sembarang tempat!'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-3954228877792055304</id><published>2010-10-19T16:10:00.000-07:00</published><updated>2011-04-11T19:24:50.568-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontemplasi'/><title type='text'>Masihkah Kita Merasa Aman?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; font-size: 13px; line-height: 19px;"&gt;Kelas hari itu kami mebahas soal security jaringan, Wide Area Network. Dunia seluas ini dapat terjangkau dengan mudah dengan fasilitas layanan internet. Tahukah anda bahwa di mana saja kita sedang "ngenet" pasti akan ketahuan? Meski butuh waktu, tetapi teknologi membuat semuanya menjadi mungkin. Secara sederhana, hal itu bisa dijelaskan seperti ini. Setiap wilayah punya rentang ip tertentu, setiap provider punya record pelanggan, dan seluruh kepemilikan ip itu semua merujuk pada sebuah asosiasi yang mengatur wilayah rentang ip seluruh dunia. So, kalau teknologi buatan manusia saja bisa melakukan pengawasan seperti itu, apakah kita masih meragukan kemampuan pengawasan Rabb semesta alam?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-3954228877792055304?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3954228877792055304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/3954228877792055304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/10/masihkah-merasa-aman.html' title='Masihkah Kita Merasa Aman?'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-4262918583153973396</id><published>2010-10-19T16:05:00.001-07:00</published><updated>2011-04-11T19:22:11.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='just for fun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='matematika'/><title type='text'>Beautifull Math</title><content type='html'>&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs094.snc4/36041_1535108530922_1031093453_31495518_64311_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs094.snc4/36041_1535108530922_1031093453_31495518_64311_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tanggal 10 bulan 10 tahun 2010 kalau ditulis dalam format dd/mm/yy menjadi 101010. Entah kenapa kayaknya tanggal-tanggal begitu layaknya 010101 atau 020202 dst... sering dijadikan tanggal pernikahan. Katanya istimewa, unik. &amp;nbsp;Oke, mungkin biar mudah diingat kali ya.. (so, kalau mau terus diingat ya jangan cerai-kawin-cerai kayak artis donk!:p).Kemarin itu katanya di sebuah negara diadakan nikah masal yang diikuti ribuan pasangan. Mungkin banyak juga yang menikah di tanggal kemarin mengingat bilangannya katanya istimewa. Seperti 2 tahun lalu di 080808 ada juga seorang rekan, tepatnya adik angkatan di teknik yang menikah, bahkan ditambahkan pada jam 08 (kenapa ga sekalian 08:08? hehe..). Saat itu aku sedang kkn, dan spontan beberapa adik angkatan lain mulai membuat rencana serupa, ada yang menargetkan 101010, 111111, dan 121212.Ternyata, sampai saat ini satu unit kkn baru seorang juga ya nikah (berarti 101010 nya lepas nih wkwkwk).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Bilangan serupa 101010 mungkin memang bagi sebagian orang terkesan unik. Tetapi bagi saya 101010 memiliki keunikan tersendiri dibanding 080808 atau 090909 atau 121212.&amp;nbsp;Lantas, kalau ada yang bertanya lebih unik mana antara 101010 dan 111111? Bagi saya keduanya sama. Disini saya melihatnya dari kacamata bilangan biner. Kedua kombinasi bilangan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut..&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;101010(biner) = 42(desimal)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;111111(biner) = 63(desimal)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;ternyata bila kita hitung kedua selisihnya yaitu 63-42 hasilnya adalah 21(desimal) atau 010101(biner)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;So menurut saya, semua angka itu cantik, relatif siapa yang menilai dan dari segi mana menilainya. Jangan sampai dijadikan kesyirikan hanya karena kombinasinya yang unik.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;Tulisan ini aku ambil dari note facebook ku dan ada dua buah komentar yang menarik dari kawan yang kusebut pak profesor..&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666;"&gt;komen 1 &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span data-jsid="text"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666;"&gt;... bila berencana menikah pada 131313, maka sampai kpnpun g akan nikah"...mengapa?Karena kagak ada bulan ke-13... :D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times,'Times New Roman',serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #666666;"&gt;komen 2&amp;nbsp;Klo aku ditanya mana lbh cantik 101010 ato 111111? Aku sih lebih pilih 111111...mengapa? karena ini bilangan biner tertinggi untuk sistem kalender dd/mm/yy di abad-21 masa dimana kita hidup ini.. Dan setelah 111111 ga ada lagi bilangan biner lain kecuali mungkin entar diatas tahun 2100&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-4262918583153973396?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/4262918583153973396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/4262918583153973396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/10/beautifull-math.html' title='Beautifull Math'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7456355399478018312.post-8713100195877034312</id><published>2010-10-19T15:13:00.000-07:00</published><updated>2011-04-11T19:21:26.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='matematika'/><title type='text'>Arthur Benjamin: Lightning calculation and other "Mathemagic"</title><content type='html'>&lt;object height="344" style="background-image: url(&amp;quot;http://i2.ytimg.com/vi/M4vqr3_ROIk/hqdefault.jpg&amp;quot;);" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/M4vqr3_ROIk?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/M4vqr3_ROIk?fs=1&amp;amp;hl=en_US" width="425" height="344" allowscriptaccess="never" allowfullscreen="true" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7456355399478018312-8713100195877034312?l=halimahpage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8713100195877034312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7456355399478018312/posts/default/8713100195877034312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halimahpage.blogspot.com/2010/10/arthur-benjamin-lightning-calculation.html' title='Arthur Benjamin: Lightning calculation and other &quot;Mathemagic&quot;'/><author><name>Ummu Hafidh</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_stHax5s-M40/SqevjA4A-QI/AAAAAAAAAAg/ychH8huNaqM/S220/motoman_okonomiyaki_robot.jpg'/></author></entry></feed>
